Viralnya grafis dan narasi yang menguraikan indikasi nama-nama pejabat dan petinggi partai dibalik korupsi BTS 4F Kominfo, Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mendesak Kejaksaan Agung untuk memanggil nama-nama yang sekarang beredar lewat jaringan WhatsApp.

“Setelah di tetapkan nya Jhonny G Plate sebagai tersangka dan di tahan oleh Kejagung dalam kasus dugaan korupsi BTS 4G yang di duga rugikan negara Rp 8,3 T. Dan tersebar sejumlah nama seperti: Sakti Wahyu Trenggono, Suami Puan Maharani, Happy Hapsoro, anaknya Mensesneg, Pratinko bahkan Hasto Kristianto, Sekjen PDIP yang di tengarai berada dalam proyek tersebut,” jelas Muslim kepada Sumbawanews.com, Senin (22/5/2023).

Baca Juga:  PDIP Kritik Food Estate Program pemerintahan Jokowi: Bagian dari Kejahatan Lingkungan

Dijelaskan Kejaksaan Agung harus memanggil dan memeriksa semua nya. “Dan jika terbukti harus di tersangka dan di tahan sebagaimana Jhonny Plate – sekjen Nasdem,” ujar Muslim.

Ditegaskan jika Kejagung tidak ingin di cap dalam kasus ini bersifat politis, maka nama-nama yang beredar tersebut segera di panggil.

“Jika nama – nama yang beredar di Wa Grup dan di tengarai memang kebagian dalam proyek itu. Kejaksaan Agung segera panggil dan usut semua nya. Jika tidak kasus Jhonny Plate ini hanya bersifat politis dan hanya menyasar tokoh yang dianggap bersebrangan dengan Istana. Publik anggap Kejagung di pakai sebagai alat gebuk lawan politik Istana,” urainya.

Baca Juga:  Fahri Hamzah: Daripada Kalian Serang Pak SBY, Serang Aku Aja

Kejagung diharapkan dapat menyikat habis KKN yang berada dilingkungan Istana, “jadi semua nama KKN Istana harus di sikat habis. Kalau memang mau berantas korupsi dan tegakkan hukum. Jika tidak Kejagung bebaskan Jhonny G Plate. Karena kasus ini murni perseteruan politik dan Kejagung terseret ikut-ikutan hancurkan lawan politik Istana,” pungkas Muslim. (sn01)

Sumber: sumbawanews.com

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan