IDTODAY.CO – Analis politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira sangat berharap pihak kepolisian bisa menindaklanjuti secara profesional pelaporan atas tuduhan pelecehan terhadap santri dan pondok pesantren yang dilakukan oleh Denny Siregar.

Namun demikian, Geradi mengaku pesimis pihak kepolisian bisa memproses pelaporan tersebut secara profesional dikarenakan sudah berulang kali Denny Siregar terbebas dari hukuman terkait kicauannya yang menyinggung kelompok tertentu.

Baca Juga:  Denny Siregar Sarankan Jokowi 'Parkir' Ali Mochtar Ngabalin dan Fadjroel Rachman dan Diganti dr Reisa, Netizen Balas Begini

“Jadi saya pikir, saya sudah tidak terlalu sudah skeptis terhadap hal itu, dan saya merasa bahwa gak ada yang bisa diharapkan lah,” ucap Geradi, sebagaimana dikutip dari Pojoksatu.id (5/7).

Akan tetapi, dia tetap berharap dugaannya keliru dan pihak kepolisian bisa mempidanakan Denny Siregar. Terkait kasus serupa, dia mencontohkan Ahmad Dhani vokalis dewa 19 yang telah merasakan dinginnya di balik jeruji.

Baca Juga:  Hina Pesantren Dan Santri, Denny Siregar: Adek-Adekku Calon Teroris Yang Abang Sayang

“Ahmad Dhani dulu, hanya mengetwit satu kalimat, yang menurut saya itu karet, tapi akhirnya kena penjara berapa tahun. Tapi Denny ini tuh nggak pernah dipenjara. Jadi kalau Dhani dipenjarakan, Denny juga harus dipenjarakan, jadi jangan tebang pilih,” urai Geradi.

Geradi menegaskan, masyarakat akan menuding Denny Siregar ngasih menguntungkan bagi para penguasa apabila kali ini dia juga terbebas dari jeratan hukum.

Baca Juga:  PP Muhammadiyah: Saya Mengikuti Pernyataan Denny Siregar yang Bernada Kritik Dan Sarkastis Kepada Kelompok Tertentu

“Tapi kalau sudah dianggap tidak menguntungkan dan terlalu jadi beban secara politik, ya mungkin saja Denny akan dipidanakan,” tandas Geradi.[pojoksatu/brz/nu]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan