Viral! Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Minta Indonesia Akhiri PSBB, Bumi Bersih Corona

Djuyoto Suntani (kiri) menyerahkan Sertifikat kepada Walikota Gjilan Kosovo Eropa Mr Lutfi Haziri. Foto: Dok. Djuyoto Suntani

IDTODAY.CO – Tersebar tulisan sebuah pesan di group-group WhatsApp yang bertuliskan “Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Minta Indonesia Akhiri PSBB, Bumi Bersih Corona”

Lantas siapa Mr Djuyoto Suntani itu yang namanya jadi viral itu?

Dikutip dari kumparan (15/05/2020), Ia lahir di  Jepara, Jateng. Dia memimpin organisasi yang didirikannya pada tahun 1997, The World Peace Committee (TWPC).

Djuyoto percaya virus corona adalah ulah “konspirasi global”.

“Itu ulah konspirasi global. Buktikan kepada saya [soal virus corona]. Ini ada kaitannya TWPC. Pada 1997, Indonesia krisis, lalu Pak Harto meminta sumbangan ke IMF. Mereka bagian dari konspirasi global untuk mengacak tatanan dunia,” ujar Djuyoto (14/5).

Baca Juga:  Selama Masa Pandemi Covid-19, 36 Tenaga Medis Indonesia Meninggal Dunia, Ini Daftarnya

Pada tahun 2007, Djuyoto menulis buku berjudul ‘Tahun 2015 Indonesia Pecah’. Pecahnya Indonesia dimulai dengan krisis moneter tahun 1997 yang disebutnya akibat konspirasi global.

Djuyoto lalu sedikit bercerita soal organisasi yang dia pimpin. TWPC merupakan organisasi yang diinisiasinya pada 1997. Dia menyebut  organisasinya dideklarasikan di Basile, Swiss. TWPC berkantor di Jepara, Jateng, kampung halamannya.

Ia juga menyampaikan terkait dengan misi dari TWPC yaitu mengubah tatanan dunia dengan slogan ‘semua manusia di bumi adalah keluarga’. 

“Di situlah saya buat TWPC untuk mengimbangi konspirasi global. Virus corona, ini tidak ada, ini untuk membunuh jiwa di dunia mengacak-acak. Manusia dikasih isu menakut-nakuti, tidak ada buktinya isu melulu,” pendapatnya.

Baca Juga:  Sampai Saat Ini Perawat Belum Terima Insentif Covid-19 yang Dijanjikan Pemerintah

Kemudian Djuyoto menyinggung soal penerapan PSBB. Menurutnya PSBB tak cocok dengan budaya gotong royong Indonesia. Aturan itu memutus orang untuk beribadah ke tempat ibadah. Ia mendorong Presiden Joko Widodo untuk menghentikan langkah tersebut.

“Kasihan bangsa ini. Disuruh kerja di rumah. Tapi tentara polisi kan manusia juga dan tidak kerja di rumah,” tandasnya. 

Bahkan menurut pengakuan Djuyoto Suntani bahwa dirinya telah mengirimkan surat kepada Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mendorong penghentian PSBB dan lockdown di sejumlah negara. Selain WHO, Djuyoto juga mengatakan sudah mengirim surat kepada Raja Salman terkait masalah ini.

Baca Juga:  Penting Dibaca! Ini Dia Isi Surat Edaran Menteri Agama Terkait Salat Iduladha Di Masa Pandemi!

“Saya suratin (WHO) setop jangan buat isu. Kasihan menghancurkan tatanan dan ingin menata dunia baru, itu artinya pemerintahan di bawah mereka, peradaban di bawah mereka itu sebagainya. Disekulerkan semua. Raja Salman juga saya suratin,” kata pencipta Gong Perdamaian Dunia ini.

Walaupun begitu, Djuyoto tak membeberkan langkah konkret untuk menghentikan penularan wabah corona. 

“Saya normalkan lagi dunia manusia. Katanya sampai akhir Mei 2020. Ya sudah. Kasihan kehidupan dimatikan jiwanya dengan isu sesat,” tandasnya.[Aks]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan