Anies: Paling Lama Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 jam

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

IDTODAY.CO – Memasuki masa Potensi Banjir yang selalu terjadi di Jakarta , dan Adanya ramalan dari inransi terkait dalam Pembuatan prakiraan potensi banjir ini merupakan hasil kerjasama dari 3 (tiga) instansi: BMKG, DitJen Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Badan Informasi Geospasial (BIG). Dalam hal ini BMKG sebagai penyedia Informasi Prakiraan Hujan Bulanan, PSDA PUPR menyediakan Daerah Rawan Banjir dan Badan Informasi Geospasial (BIG) menyiapkan peta dasar (RBI, Sistem Lahan dan Lahan Cover). Prakiraan Potensi Banjir yang disampaikan meliputi potensi banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir.

Baca Juga:  Tidak Bersyukur Dapat Bantuan Sembako Dan Mengaku Tidak Cukup, Wanita Ini Dihujat Netizen

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan agar penanganan banjir sama seperti tahun sebelumnya, yaitu harus surut kurang dari 6 jam.

“KPI (Key Performance Indicator) yang diharapkan pak Gubernur tadi kurang dari 6 jam,” ujar Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, berapa hari kemarin.

Sabdo mengatakan, penanganan banjir kurang dari 6 jam akan dihitung setelah hujan surut. Dia mengatakan, saat ini kapasitas drainase di Jakarta hanya mencapai 100 milimeter, sehingga bisa dipastikan banjir akan terjadi jika intensitas hujan berada di atas kapasitas drainase.

Baca Juga:  K.H. Masykur Ali: Anies Baswedan adalah Aswaja Tulen

Jakarta, Anies Baswedan gandeng Pemerintah Berlin Upaya lain yang juga dilakukan Pemprov DKI, yakni pengerukan drainase untuk memperbesar kapasitas saluran-saluran air yang ada di Jakarta. “Pengerukan kali dan waduk adalah bagian dari mitigasi,” ujar dia. Dia juga menyebut antisipasi korban jiwa akibat banjir terus diupayakan Pemprov DKI Jakarta. Mitigasi yang terus disosialisasikan ke masyarakat diharapkan bisa mengurangi korban jiwa.

“Artinya mengurangi adanya korban jiwa dan recovery percepatan sesuai arahan pak Gubernur, prinsipnya DKI siaga tanggap musim hujan,” ujar dia. Target banjir 6 jam surut bukan kali pertama diminta Anies dalam penanganan banjir Jakarta. Pada saat apel siaga musim hujan 4 November tahun lalu, Anies menyebut banjir Jakarta harus surut dalam waktu 6 jam.

Baca Juga:  Jusuf Kalla Terang-terangan Sebut Ahok Biang Kerok Perpecahan: Dia Sosok yang Sangat Berbahaya, Beda dengan Anies Baswedan

Anies mengatakan indikator kesuksesan penanganan banjir di Jakarta pertama adalah tidak menelan korban jiwa. “Dan kedua, genangan (banjir) harus surut dalam 6 jam,” kata Anies.

Sumber: law-justice

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan