IDTODAY.CO – Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono menyambut baik kebijakan gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terkait bantuan yang diberikan kepada ada siswa yang gagal menembus sekolah negeri.

Mujiono secara jelas menyatakan bahwa Anies Baswedan merupakan merupakan seorang pemimpin yang welcome terhadap kritik dan masukan dari siapapun.

“Alhamdulillah, begini nih yang saya suka dari Pak Gubernur Anies Baswedan. Beberapa hari yang lalu kami usulkan tentang ini dan baru aja Fraksi PD diskusikan, eh GPL (gak pake lama) langsung masuk dalam prioritas tahun ini,” ujar politisi Demokrat tersebut lewat akun Twitter pribadinya, sebagaimana dikutip dari Rmol.id (20/7).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mendapat usulan dari Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Ali Muhammad Johan Suharli terkait pemenuhan kebutuhan siswa yang terpaksa sekolah di sekolah swasta.

Dalam usulan tersebut Demokrat meminta Pemprov DKI Jakarta untuk memasukkan bantuan biaya pendaftaran bagi siswa baru SMP, SMA atau SMK swasta bagi warga miskin, bisa dimasukkan dalam APBD Perubahan 2020.

Baca Juga:  Spanduk Tolak Nonton Film G30S/PKI Bertebaran di Sawah Besar, Mengatasnamakan Warga

“Nah ini baru keren, 6 Juli 2020 Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, menyuarakan lewat bro @alimuhsuharli Anggota Komisi E yg membidangi Pendidikan. Dan Pemprov telah meresponnya dengan baik,” urai Mujiyono.

Pada dasarnya sama Pemprov DKI Jakarta memang berencana mengalokasikan anggaran senilai 171 miliar sebagai bantuan bagi peserta didik yang tidak lulus seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah negeri.

Sumber anggaran tersebut diambilkan dari anggaran belanja tak terduga (BTT), perubahan APBD 2020 atau KSBB pendidikan creative financing pola asuh. Bahkan, anggaran itu juga mencakup untuk jenjang SD, SMP, SMA/SMK.

“Tinggal kita kawal di banggar pas pembahasan APBD Perubahan,” pungkas Mujiyono.[

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan