Heboh Anggota DPRD DKI F-PDIP Main Game di Paripurna Berujung Disanksi Keras

Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C Cinta Mega. Foto: Instagram/@cinta.megaa

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Cinta Mega (59), viral karena diduga bermain game saat rapat paripurna membahas APBD, Kamis (20/7). Ia terekam tengah memainkan diduga game slot di tengah rapat saat mikrofon sedang bermasalah.

Saat dikonfirmasi, Cinta mengakui ia memang membuka aplikasi game saat rapat karena ingin menunjukkan ke temannya. Ia juga membantah bahwa yang ia buka adalah slot, melainkan game Candy Crush.

Namun berdasarkan pantauan kumparan, dalam layar tablet Cinta terlihat permainan diduga slot berputar yang berbeda dengan game Candy Crush. Sebab konsep game Candy Crush adalah menyatukan balok atau item yang sama.

“Bercanda aja sama teman. Saya cuma nunjukkin sama temen, ini ada lucu, bukan main. Orang rapatnya sebentar, cuma persetujuan aja. Cuma nunjukin Candy Crush itu, lucu,” ujar Cinta kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Ia juga menyebut game itu ia buka saat menunggu rapat dimulai. Aplikasi Candy Crush itu juga hanya ia buka dan tak dimainkan saat rapat paripurna dimulai.

Baca Juga:  Main Judi Slot saat Rapat Paripurna DPRD DKI, Cinta Mega Terancam Dicopot dari Anggota DPRD

“Kenyataannya saya bermain game jauh sebelum sidang paripurna dimulai karena waktunya molor. Itu kenyataan sebenarnya. Saya hanya duduk kok, dan saya lupa mematikan layar tablet saya,” ungkap Cinta.

Cinta Dipanggil Fraksi PDIP DKI

Akibat kejadian ini, Cinta langsung dipanggil ke ruangan Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta untuk diminta klarifikasinya. Menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Gembong Warsono, saat dipanggil Cinta mengakui ia memang bermain game karena bosan menunggu rapat.

“Memang jawabannya rasional, karena informasi dari teman media Mbak Cinta main slot.
(Dia bilang) ‘Enggak Mas, saya tuh main game karena tadi paripurna kan nunggu lama banget untuk menghilangkan kejenuhan saya main game’. Jawabannya seperti itu,” ujar Gembong.

“(Dia bilang) waktu paripurna saya nggak main game lagi, tetapi saya lupa matiin tab-nya, saya taruh di samping tempat duduk saya. Sudah mengakui gitu, (bilang) iya Mas maaf, saat itu jenuh saya,” lanjut dia.

Namun Gembong menyebut, pihaknya tetap menjatuhkan sanksi berupa peringatan keras kepada Cinta. Sebab, menurut hasil rapat internal Fraksi PDIP DPRD DKI, hal yang dilakukan Cinta tak semestinya terjadi saat rapat.

Hasil keputusan itu lalu dilaporkan ke DPD PDIP DKI Jakarta untuk ditindaklanjuti. Soal sanksi pelanggaran yang dilakukan Cinta juga bakal diserahkan sepenuhnya kepada Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta.

“Yang ketiga, kaitan dengan pelanggaran yang bersangkutan kami serahkan sepenuhnya kepada alat kelengkapan dewan yaitu Badan Kehormatan DPRD, yang ketiga,” ucap Gembong.

Cinta Pakai Tablet Aset DPRD

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh kumparan (@kumparancom)

//www.instagram.com/embed.js

Gembong menyebut saat ini kasus Cinta sudah masuk ke DPD PDIP dan sedang diproses. Namun, ia menegaskan, DPD PDIP DKI tak bisa menyita tablet yang digunakan Cinta untuk bermain game.

“Itu [tablet yang digunakan Mega] aset DPRD. Kok DPD menyita, ya enggak bisa. Enggak usah khawatir,” ungkap Gembong.

Yang jelas, kata Gembong, ia sudah mendengarkan klarifikasi dari Cinta Mega yang mengaku hanya bermain game Candy Crush, bukan bermain game slot. Soal kebenaran dari klarifikasi itu, menurut Gembong, akan diserahkan sepenuhnya pada DPD PDIP.

Baca Juga:  Cinta Mega, Politisi Senior PDIP yang Tak Terima Disebut Main Slot Saat Paripurna: Ini Lagi Tahun Politik

“Nanti. Biarlah DPD yang akan tindak lanjuti,” kata dia.

PDIP DKI Minta Maaf

Gembong dan seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD DKI juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya warga DKI, atas kejadian yang dilakukan Cinta.

“Untuk itu, sebagai pertanggungjawaban, kami sekali lagi, saya menyampaikan permohonan maaf atas nama ketua fraksi dan seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, mohon maaf kepada publik Jakarta atas kejadian itu [Cinta Mega],” kata Gembong.

Dia berharap, semoga kejadian yang telah dilakukan Cinta Mega menjadi hal yang pertama dan terakhir, dan tidak akan dilakukan oleh anggota lainnya, khususnya dari Fraksi PDIP.

“Mudah-mudahan ini adalah kejadian pertama dan terakhir, dan pembelajaran juga bagi kami seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan,” tandasnya.

Sumber: kumparan.com

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan