IDTODAY.CO – Ketua Satgas Pengendalian Covid-19 Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Prof Budi Haryanto, mengatakan menduga kegiatan perayaan Idul Adha pada akhir Juli lalu menjadi pemicu peningkatan kasus di sejumlah wilayah khususnya DKI Jakarta dalam beberapa hari ini.

Pasalnya, kegiatan keagamaan menjadi pemicu berkumpulnya orang banyak tanpa memperhatikan jarak sehingga menimbulkan potensi penularan virus ganas tersebut. Indikasinya terlihat jelas dari jumlah penambahan kasus harian yang mencapai 600 lebih di DKI Jakarta beberapa hari setelah perayaan dari sebelumnya hanya 300-an, sesuai dengan lamanya pemeriksaan laboratorium.

Baca Juga:  Pemprov DKI Ingatkan Pedagang Pasar: Kalau Tidak Mau Tes Corona, Tak Boleh Dagang

“Secara epidemiologi kalau kita runut ke belakang, kasus positifnya mulai tinggi sampai 600-an itu kan lima atau enam hari setelah kegiataan keagamaan. Sebelumnya di sekitar 300-an, dan 200 kasus,” kata Budi dikutip dari Beritasatu.com, Rabu (12/8/2020).

“Banyaknya kasus positif terdeteksi karena jumlah pemeriksaan PCR di DKI Jakarta juga semakin banyak. Lebih cepat kasus ditemukan sehingga penelusuran terhadap kontak dekat dengan kasus positif juga cepat dilakukan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Singgung Skandal Bank Century, Mahfud Md: Pejabat Trauma Ambil Kebijakan

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan