Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta masih berjalan. Semua proses penyelidikan tidak terganggu dengan adanya Pilpres 2024.

“Iya (dugaan korupsi Formula E) masih penyelidikan,” ujar Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (27/6).

Baca Juga:  Berbeda dengan Anies, Ganjar Belum Punya Prestasi dalam Membangun Smart City

Asep mengatakan, penanganan tindak pidana korupsi di KPK tidak terkait dengan apapun. Pun dipastikan tidak terganggu dengan masalah lain, termasuk adanya Pilpres 2024.

“Jadi kita menangani saja. Tidak ada kaitannya dengan apapun. Mungkin ada kaitannya (dengan Pilpres 2024) sehingga belum naik? Bukan, karena memang tahapnya masih di penyelidikan,” pungkas Asep.

KPK mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta sejak November 2021.

Baca Juga:  Mantan Pimpinan KPK Setuju Libatkan BIN Dalam Pencarian Djoko Tjandra

Sejak diumumkan, KPK sudah melakukan permintaan keterangan beberapa pihak. Termasuk Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan.

Selain itu, KPK juga telah meminta keterangan beberapa pihak lainnya. Seperti politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Anggara Wicitra Sastroamidjojo; Wakil Walikota Jakarta Selatan, Edi Sumantri; mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa Broto; Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi; hingga pejabat Jakpro.

Sumber: rmol.id

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan