Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan saat ini pemerintah memerlukan situasi politik kondusif yang tidak membuat program-program Presiden Jokowi terhambat di akhir masa jabatannya.

Luhut mencontohkan, aplikasi media sosial TikTok yang memiliki dampak yang sangat besar bagi generasi muda juga tidak boleh digunakan sebagai alat berpolitik, terutama politik identitas.

“Kita jangan politik-politik kampungan lah. Kita tuh harus fokus membangun, karena itu kepentingan generasimu. Jadi berpolitik yang identitas yang membuat pertikaian, permusuhan,” tegasnya saat ditemui di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Kamis (15/6).

Dia menjelaskan, pemerintah sedang fokus mengakselerasi program Jokowi. Dia juga menegaskan situasi politik yang mulai memanas di tahun politik ini tidak bisa menyetop program pemerintah.

“Program yang dibuat Pak Jokowi sekarang, program yang menurut saya ndak bisa disetop. Karena kalau disetop dampaknya pada generasimu,” tegas Luhut.

Luhut memaparkan beberapa program Jokowi yang harus dilanjutkan yakni industri hilirisasi mineral, upaya dekarbonisasi atau mengurangi emisi karbon, digitalisasi, dana desa. Dia menilai program tersebut bisa menciptakan ketahanan ekonomi.

Baca Juga:  Bantah Luhut Ada Kajian PPKM Level 3 Saat Nataru, Siti Fadilah: Tidak Ada yang Meneliti

“Jadi kalau pola ini kita lakukan terus dengan tentu Presiden yang akan datang modifikasi sana sini ya silakan,” imbuh dia.

Saat acara peluncuran laporan TikTok Southeast Asia Socio-Economic Impact Report hari ini, Luhut meminta CEO TikTok Shou Zi Chew bisa berbisnis dengan baik di Indonesia, namun tidak boleh berpolitik.

“Membuat bisnis yang baik di Indonesia tapi tolong jangan masuk politik,” tegas Luhut.

Baca Juga:  Luhut Kirim Pesan Keras, Langsung Dijawab Haris Azhar, Panas!

Sumber: kumparan

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan