Relawan Jokowi Mania Minta 10 Menteri Di-reshuffle

Jumpa pers Jokowi Mania desak reshuffle menteri. (Foto: Tiara Aliya/detikcom)

IDTODAY.CO – Relawan Jokowi Mania (Jo-Man) gelar jumpa pers di di Hotel Sunbreez, Senayan, Jaksel, Jumat (6/11/2020). Dalam jumpa pers tersebut, Jo-Man meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) me-reshuffle 10 menteri. Jo-Man menilai 10 menteri tersebut pantas diganti karena memiliki kinerja buruk selama di Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Jo-Man para menteri yang diminta untuk diganti itu merupakan hasil survei via telepon. Namun metode surveinya tak dijabarkan secara lengkap. 10 Menteri itu adalah:

1. Mensesneg Pratikno

2. Menparekraf Wisnutama

3. Mendikbud Nadiem Makarim

4. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil

5. Mentan Syahrul Yasin Limpo

6. Menteri KKP Edhy Prabowo

7. Menkominfo Jhony G Plate

Baca Juga:  Hasto Kristiyanto: Jangan Bawa Kontestasi Pilpres Terlalu Awal, Kasihan Pak Jokowi

8. Menkes dokter Terawan Agus Putranto

9. Menag Fachrul Razi

10. Menkumham Yasonna Laoly

Dari sepuluh nama menteri tersebut, yang paling disorot oleh Jo-Man adalah Mensesneg Pratikno. Mensesneg disorot terkait dengan salah ketik UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang sudah ditandatangani oleh Jokowi.

“Kami Jokowi Mania begitu keras terhadap Pak Pratikno itu menjadi pertanyaan dan kami menjawab: Ya, Pratikno paling layak untuk hari ini di reshuffle, paling layak bahkan untuk dipecat secara tidak hormat,” kata Keua Umum Jo-Man Emmanuel Ebenezer. Sebagaimana dikutip dari detik.com (06/11/2020).

“Karena lembaran negara, dokumen negara, bukan kertas belanja di pasar atau material yang mudah diklarifikasi kalau salah ketik, apalagi yang ini dokumentasi negara yang ditandatangani langsung oleh Presiden. Jadi kami sangat mengecam keras lah ini,” lanjutnya

Emmanuel sebelumnya sempat menyebut menteri berinisial P yang disebutnya sibuk berpolitik dan berbisnis. Kini, ia mengatakan bahwa menteri P yang dimaksud adalah Pratikno.

“Berkaitan dengan Mr P yang disampaikan berapa hari lalu menjadi polemik di media sosial dan media mainstream, saya katakan Mr P itu adalah Pratikno. Sibuk berbisnis dan sibuk berpolitik. Saya tegaskan lagi Mr P yang selama ini saya sampaikan ke publik itu adalah Pratikno dan terbukti hari ini dia lalai berkaitan UU Omnibus Law,” jelasnya. Pratikno dan pihak Setneg sudah dimintai tanggapan soal pernyataan Jo-Man, namun belum merespons

Baca Juga:  Patuhi Perintah Jokowi, Polda Metro Jaya Lakukan Pendekatan Persuasif Humanis

Menteri berikutnya yang didesak untuk diganti adalah Menparekraf Wishnutama. Emmanuel menyatakan bahwa Jokowi terlalu memberi ekspektasi tinggi kepada Wishnutama.

“Dia sosok yang punya kemampuan ide-ide seorang organizer, tapi tenyata di dalam pemerintahanan kan beda. Harapan kami Wishnutama layak di reshuffle. Di kementerian dan EO beda. EO itu hanya mampu mengisi konten panggung beda dengan kementerian. Jadi jangan anggap kementerian itu seperti di EO,” ungkapnya.

Kemudian Mendikbud Nadiem Makarim, ia didesak untuk mundur berkaitan dengan keluhan orang tua mengenai pembelajaran jarak jauh, Menkes Terawan berkaitan dengan penanganan Corona, dan Menkumham Yasonna Laoly berkaitan dengan kebijakan pembebasan narapidana saat pandemi Corona.[detik/aks/nu]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan