IDTODAY.CO – Sebuah startup bernama Sembakpur siap diluncurkan. Startup ini nantinya akan membantu pada pedagang kelontong yang terdampak pandemik Covid-19 agar mendapat pemasukan.

“Saya ingin luncurkan program namanya Sembakpur. Sembako untuk dapur. Ini sebuah startup untuk menyentuh dan merevitalisasi warung kelontong rumahan,” kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno di Jakarta, Kamis (10/6).

Lewat starup Sembakpur, dia akan bekerja sama dengan para pengusaha klontong agar omzetnya naik. Sebab ia melihat, penghasilan mereka turun drastis namun biaya usahanya meningkat.

“Jadi kita akan ada satu kerja sama untuk mengamankan pasokan mereka dan menekankan biaya maupun harga bahan pokok,” ujar dia.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menerangkan, pandemik Covid-19 tidak hanya berdampak pada masyarakat miskin. Namun juga para pemilik toko kelontong yang menjual bahan pokok. Pasalnya dengan adanya bantuan sembako, membuat para pemilik toko kelontong sepi pembeli.

Baca Juga:  Vox Indonesia: Lagi Berduka Karena Covid-19 Kok DPR Malah Ngotot Bahas RUU Pemilu

“Untuk sembako memang konsepnya berubah karena untuk toko sebelah (toko kelontong) memang tidak didesain untuk mendapatkan guliran dari paket ini. Karena yang ditolong ini adalah yang terbawah sekali, yang sudah tidak bisa beli di toko sebelah,” lanjut Sandi.

Karena itu, tambah dia, berbagai program bansos, baik dari pemerintah maupun pihak lain memang ditujukan untuk mereka yang dinilai tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan pokoknya. Sementara untuk mendukung usaha toko kelontong, diperlukan program lain, salah satunya Sembakpur.

“Memang harapan kita kalau teman-teman dapat bantuan tunai, mereka bisa menggunakan dalam konsep gerakan beli di warung sebelah, toko kelontong, dan sebagainya,” harapnya.

Sumber: rmol.id

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan