IDTODAY NEWS – Seniman kawakan, Sujiwo Tejo turut memberikan sorotan atas kekeliruan pada naskah omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang telah disahkan Presiden Joko Widodo.

Sujiwo Tejo dengan tegas meminta pemerintah untuk tidak menjadikan Undang-undang dan rakyat sebagai bahan permainan.

Kritik yang disampaikan Sujiwo bernada satire. Hal itu disampaikan lewat akun Twitter @sudjiwotedjo, sebagaimana dikutip dari akurat.co (3/11).

“Jika berita ini benar, aku cuma mau bilang bahwa hidup memanglah siklus dari dunia bocah kembali ke dunia bocah. Dunia bermain. Makin tua makin butuh main-main: moge, golf, perkutut, poco2 dll .. tapi rakyat dan UU jangan dijadikan mainan, Pak,” kicau Sujiwo, Selasa (2/11/2020).

Pernyataan Sujiwo Tejo tersebut merupakan respon atas pengakuan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno terkait kekeliruan pada naskah UU Cipta Kerja. Meskipun akhirnya, Pratikno menyebut kekeliruan itu hanya bersifat teknis administratif.

Baca Juga:  Dapat penghargaan dari Jokowi, Fadli Zon: Ini Adalah Pengakuan Untuk Demokrasi Indonesia

“Hari ini kita menemukan kekeliruan teknis penulisan dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Namun kekeliruan tersebut bersifat teknis administratif sehingga tidak berpengaruh terhadap implementasi UU Cipta Kerja,” ucap Pratikno.[akurat/brz/nu]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan