17 Kader Partai Golkar Jadi Pengurus Go Anies, Sirajudin Wahab: Bukti Animo Masyarakat Mendukung Anies Baswedan Tinggi

Ketua Umum Go Anies Sirajuddin Abdul Wahab (Jaket Kuning) bersama Bakal Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) (Foto: Istimewa)

Ketua Umum Go Anies Sirajuddin Abdul Wahab membenarkan adanya pemanggilan 17 kader Partai Golkar yang menjadi Pengurus Go Anies mendukung Bakal calon presiden (capres) Anies Rasyid Baswedan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) beranggotakan Partai NasDem, Partai Demokrat dan PKS.

“Pemanggilan 17 kader Partai Golkar memang benar. Mereka semua kompak mengatakan bahwa masuk jadi Pengurus Go Anies di Provinsi Jambi karena kesadaran politik. Berdasarkan pengamatan mereka di wilayah Jambi, animo masyarakat mendukung Anies Baswedan tinggi sekali. Dan, mereka meyakini bahwa Anies menang Pemilu 2024,” ujarnya ketika dihubungi KBA News, terkait informasi 17 kader Partai Golkar menjadi Pengurus Go Anies, relawan bakal capres Anies Baswedan.

Sirajuddin melanjutkan, selain dasar pertimbangan melihat animo masyarakat sangat tinggi mendukung Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 itu, disisi lainnya adalah 17 kader berlambang Pohon Beringin itu membandingkan dari tiga calon presiden yang maju kontestasi Pemilu 2024, yaitu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, hanya Anies Baswedan yang mendapat apresiasi besar dari masyarakat.

“Mereka melihat kecintaan masyarakat begitu besar kepada Anies Baswedan, masyarakat sangat respek dengan sosok mantan Rektor Universitas Paramadina itu. Jadi, karena itulah mereka mendukung penuh Anies Baswedan di Provinsi Jambi.”

Selain itu, tambah dia, kader Partai Golkar ini menganggap bahwa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, diyakini tidak akan menjadi capres pada Pemilu 2024. Meskipun sudah diputuskan dalam hasil Munas Golkar mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2024.

Baca Juga:  Anies Baswedan Buka Suara Soal Kepemipinan Jokowi

“Mungkin kader Partai Golkar ini bercermin pada potret hasil survei Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, elektabilitasnya sangat kecil, tidak pernah melewati satu persen, hanya nol koma, kan begitu dan itu terjadi di hampir semua lembagai survei yang kita anggap kredibel.”

Mengenai pemanggilan 17 kader Partai Golkar itu, Sirajuddin menuturkan Go Anies Provinsi Jambi memberikan mandat atas nama Ketua Koordinator Daerah (Korda) Go Anies Provinsi Jambi sekaligus sebagai pengurus Partai Golkar Provinsi Jambi dan juga Sekertaris Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Provinsi Jambi Asari Syafe’i.

Semua yang dipanggil 17 orang tersebut, katanya, hampir semua pengurus DPD Partai Golkar. 14 orang pengurus Partai Golkar di Provinsi Jambi dan 3 orang pengurus Partai Golkar di Kota Jambi. Nah, ada satu orang perempuan dia Ketua Pengurus Kecamatan di Provinsi Jambi, namanya Gusmawati, dari Kota Jambi.

“Dari 17 orang yang dipanggil itu, yang hadir 11 orang, dari 11 orang ditanyakan Ketua Partai Golkar DPD Provinsi Jambi, mengenai kebenaran informasi bahwa 17 kader Partai Golka tersebut menjadi Pengurus Go Anies dan memang itu dibenarkan. “

Baca Juga:  Fahri Hamzah: Saya Pernah 'Diadili' Komunitas karena Kritik Anies

“Mereka siap menerima konsekuensi apapun termasuk risiko dipecat mereka tetap konsisten, tetap istiqomah mendukung Anies Baswedan dengan melalui Go Anies,” sambungnya lagi.

Apresiasi

Sebagai Ketua Umum Go Anies, Sirajuddin menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi kader Partai Beringin dengan segala macam dinamika politik yang mereka hadapi di Provinsi Jambi.

“Saya menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi kader Partai Beringin yang tetap mendukung Anies Baswedan dengan segala konsekuensi, siap ikut memenangkan pertarungan Pemilu 2024. Kesamaan sejarah dan ideologi yang menyatukan kami sebagai sesama kader Partai Beringin,” papar Sirajuddin.

Kata Sirajuddin, dalam rangka untuk melakukan konsolidasi membentuk jejaring Go Anies, baik itu provinsi, kota dan kabupaten sampai ketingkat desa dan kelurahan hampir selalu bersentuhan dengan teman-teman dari Partai Golkar.

“Ya, kami memang berangkat dari kader Partai Golkar yang punya proses panjang sehingga kami juga tidak bisa menutup diri bahwa teman-teman di Partai Golkar, tidak hanya di Provinsi Jambi tetapi hampir di seluruh provinsi Indonesia, baik itu di tingkat provinsi, teman-teman dari Korda, baik yang di struktur maupun yang tidak di struktur, Go Anies itu hampir bersentuhan dengan teman-teman di level di bawah, itulah yang menyatukan kami.”

Sebelumnya, beredar informasi sebanyak 17 kader dan Pengurus Partai Golkar dipanggil oleh pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi terkait keterlibatan mereka sebagai pengurus Go-Anies.

Adanya pemanggilan tersebut diketahui dari surat pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi yang ditandatangani oleh Ketua Cek Endra (CE) dan Sekretaris Pahrul Rozi. Dokumen tersebut beredar luas sejak Selasa, 1 Agustus, 2023.

Cek Endra meminta para kader dan pengurus itu datang ke Kantor DPD I untuk memberikan keterangan pada Rabu, 2 Agustus 2023. Mereka diminta untuk hadir sejak pagi hingga sore secara bergantian.

Agendanya: Permintaan keterangan dan klarifikasi terkait SK Go-Anies tentang Kepengurusan Koordinator Daerah Go-Anies Provinsi Jambi Periode 2023-2024.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotan DPD I Golkar Provinsi Jambi Adri membenarkan adanya pemanggilan 17 pengurus karena masuk Go-Anies.

Kata dia, klarifikasi penting untuk memperjelas apakah para pengurus itu masuk struktur Go-Anies dengan sengaja atau dicatut.

“Kita mau klarifikasi benar atau tidak, makanya kita panggil,” tegas Adri yang juga menjadi ketua tim pemeriksa.

Adri menjelaskan, pengurus partai terikat aturan. Apalagi soal dukungan ke bacapres. Sejauh ini Partai Golkar belum menentukan sikap untuk mendukung bacapres mana pun.

“Semua partai ada aturannya,” kata Adri yang juga seorang advokat.

Sumber: kbanews

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan