Anies Baswedan Kunjungi Salah Satu Ponpes Tertua di Asia Tenggara, Ponpes Al Kahfi Somolangu Kebumen

Anies Baswedan Kunjungi Salah Satu Ponpes Tertua di Asia Tenggara, Ponpes Al Kahfi Somolangu Kebumen Foto: (KOMPAS.COM/BAYUAPRILIANO)

Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan mengunjungi Ponpes Al Kahfi di Somolangu, Kebumen, Jawa Tengah. Anies bertemu dengan pengasuh salah satu pondok pesantren tertua di Asia Tenggara itu, KH Afifudin Chanif Al-Hasani.

Kedatangan Anies Baswedan ke Ponpes Al Kahfi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan serta mendengarkan aspirasi dari para ulama dan santri yang tinggal di sana.

“Saya bersyukur sekali hari ini bisa berkunjung ke pesantren tertua yang berdiri pada tahun 1475,” kata Anies Baswedan usai berbincang dengan pengasuh Ponpes KH Afifudin Chanif Al-Hasani pada Senin (2/10/2023).

Pesantren Al Kahfi Somalangu merupakan salah satu pondok pesantren bersejarah tertua di Asia Tenggara yang masih eksis hingga saat ini, yang berada di desa Sumberadi, Kebumen, Jawa Tengah.

Pesantren ini didirikan pada 25 Sya’ban 879 H atau Rabu, 4 Januari 1475 M. Pendirinya adalah Sayid Muhammad Ishom Al-Hasani atau yang dikenal dengan nama laqob Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani.

Pendiri ponpes ini merupakan seorang tokoh syaikh atau ulama yang berasal dari Hadhramaut, Yaman, yang lahir pada tanggal 15 Sya’ban 827 H di kampung Jamhar, Syihr.

Baca Juga:  Ibunda Anies Baswedan Pimpin Doa Sebelum Berangkat Mendaftar ke KPU

Anies juga mengapresiasi keberlangsungan Pondok Pesantren Al Kahfi Somolangu, Kebumen yang sampai saat ini masih eksis.

Anies menyebut, Al Kahfi menjadi salah satu ponpes yang sukses melestarikan nilai-nilai luhur bangsa ini.

“Al Kahfi ini menjadi yang tertua dan terlama karena sampai sekarang masih menjadi pondok. Ini menggambarkan regenerasi yang sangat baik,” kata Anies.

Baca Juga:  Survei Indo Riset Ungkap Kader PAN dan Gelora Mayoritas Dukung Anies Baswedan

Para santri dan masyarakat sekitar sangat antusias menyambut kedatangan Anies Baswedan dan menganggap kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dari seorang calon presiden terhadap pesantren-pesantren di Indonesia.

Sumber: Kompas.com

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan