IDTODAY.CO – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggandeng maskapai penerbangan milik Pemerintah Dubai Emirates untuk menyelamatkan maskapai pelat merah Garuda Indonesia.

Saat ini Garuda Indonesia di ambang kebangkrutan karena tanggungan utang lebih dari Rp 70 triliun.

Upaya Erick Thohir menggandeng Emirates Airlines dalam menyelamatkan Garuda Indonesia diapresiasi banyak pihak, salah satunya kalangan parlemen.

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi menyampaikan langkah Erick Thohir menyelamatkan Garuda Indonesia tersebut merupakan cara bijaksana yang mudah.

Baca Juga:  Diguyur Duit Rp152 Triliun, “Erick Thohir Katanya Jagoan Ekonomi, tapi BUMN Malah Jadi Vampir”

“Salah satu cara yang mudah dan efektif disamping cara lainnya,” kata Awiek kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/11).

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI ini menambahkan, dengan menggandeng Emirates Airlines, bagian dari strategi agar Garuda Indonesia tetap bisa melayani rute penerbangan internasional. Sedangkan Garuda akan fokus melayani penerbangan domestik.

“Sehingga nantinya penumpang Emirates yang dari luar negeri bisa lanjut pakai Garuda jika mau melanjutkan ke domestik. Tentu ada strategi lainnya yang saling melengkapi,” tutupnya.

Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas terus melebarkan perspektif dan mengkaji berbagai kemungkinan opsi terkait langkah pemulihan di tengah usaha restrukturisasi Garuda Indonesia.

Hal itu bertujuan agar flag carrier maskapai nasional itu bisa fokus pada orientasi bisnis di rute penerbangan domestik.

Penekanan itu disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir usai menyaksikan penandatangan kerjasama antara Garuda Indonesia dengan Emirates di Dubai, UEA, Rabu (3/11).

Baca Juga:  Soal Venue Piala Dunia U-17, Erick Thohir: Kenapa Harus JIS Terus? Kan Ada Lapangan Lain

Bentuk perjanjian itu code sharing. Artinya, pelanggan Garuda tetap bisa menjelajahi rute internasional melalui maskapai Emirates.

Sumber: rmol.id

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan