Cak Imin: Saya sama Mas Anies ‘Gundul’, Nyapres Cuma Modal Berani

Cak Imin: Saya sama Mas Anies ‘Gundul’, Nyapres Cuma Modal Berani ( Foto: Andhika Prasetia

Bakal cawapres Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan jika dirinya dan bacapres Anies Baswedan sama-sama ‘gundul’. Cak Imin mengungkap baik dirinya dan Anies mendaftar sebagai capres-cawapres hanya modal berani.

Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara Pengukuhan dan Silatnas Pimpinan Pusat Fokal IMM, di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Sabtu (28/10/2023). Mulanya, Cak Imin mengatakan saat ini bukan hanya pendidikan dan dunia kerja saja yang tidak mix and match. Tetapi, juga kepemimpinan.

“Yang aneh bukan hanya lembaga pendidikan dan dunia kerja, tidak mix and match, ternyata produksi kepemimpinan ini tidak mix and match dengan fakta di depan,” kata Cak Imin.

“Forum keluarga alumni adalah kewajiban membuat mix and match, membuat produk-produk kepemimpinan di seluruh level, sampai pada penggunaan negara, karena itu jawabannya jangan tanggung-tanggung. Kalau mau perubahan, perubahan yang bnr jangan sampai tanggung-tanggung,” sambung dia.

Cak Imin kemudian bercerita, jika dia sempat bertanya kepada Anies, modal yang dimiliki hingga berani mencalonkan sebagai capres. Dia pun lantas mengatakan dirinya dan Anies sama-sama hanya memiliki modal berani.

“Saya sama Mas Anies sama-sama gundul, saya tanya Mas Anies ‘Mas punya modal berapa wani-wani nyapres?’. ‘Ya modalnya cuma berani bos’. ‘Loh kok sama dengan saya’,” ujar Cak Imin dalam .

Baca Juga:  Gibran Lolos Pendaftaran Bacawapres Prabowo, KPU Digugat Rp 70,5 Triliun

“Kata Mas Anies ‘ini repot loh, sama-sama gundul jambak-jambak’,” sambung dia.

Cak Imin mengatakan jika saat ini ada pekerjaan besar yang tengah menanti yakni perubahan yang amat serius. Menurutnya, jika ingin ada perubahan, maka jangan tanggung-tanggung.

“Yang ingin saya kemukakan adalah bahwa saya ini sedang mau minta tolong. Ini perubahan ini paling serius, sangat serius, karena sudah cape semuanya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Akademisi Universitas Yapis Papua Yakin Anies akan Membuat SDM Indonesia Semakin Berkualitas dan Bermutu

Ketum PKB itu mengatakan saat ini merupakan perubahan paling serius yang tengah diperjuangkan. Dia pun menilai perubahan itu ialah pekerjaan besar yang membutuhkan energi.

“Perubahan paling serius, yang saya yakin alumni-alumni IMM bisa minimal ikut berpikir, karena nggak kuat nih keadaannya, itu betul-betul besar, berat ibaratnya itu raksasa, ini pekerjaan raksasa yang butuh namanya energi besar pikiran besar,” paparnya.

“Ini kekuatan besar, gelombang besar, cita-cita besar, pekerjaan besar bahwa sangat besar tetapi faktanya ini adalah di peta yg sangat besar,” sambung dia.

Sumber: detik.com

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan