Di Kandang Gibran, Anies Ajak Warga Solo Pilih Perubahan

Di Kandang Gibran, Anies Ajak Warga Solo Pilih Perubahan (Foto: ANTARA)

Bakal Calon Presiden Presiden Anies Baswedan optimistis aspirasi perubahan makin hari makin kuat termasuk di Kota Solo, Jawa Tengah.

“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada relawan yang sudah bekerja selama waktu yang cukup panjang, sudah lebih dari satu tahun. Kami optimistis aspirasi perubahan makin hari makin kuat di Solo,” katanya saat menghadiri deklarasi dan orasi kebangsaan di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/11/2023).

Terkait hal itu, pihaknya harus kerja keras untuk meraih kemenangan. Di sisi lain, ia berharap proses demokrasi berjalan dengan baik.

“Seluruh aparat menunjukkan sikap netral, masyarakat punya kebebasan untuk mengungkapkan aspirasi, pertemuan tanpa intimidasi, kegiatan tanpa pelarangan, aktivitas perkumpulan tanpa pembatasan, ketika pemungutan suara tanpa ada intimidasi dan suasananya bebas,” katanya.

Mengenai kondisi di Solo Raya yang dianggap oleh sejumlah pihak sebagai basis massa partai tertentu, dikatakannya, kondisi di setiap medan berbeda.

“Sebetulnya tiap kabupaten beda, kegiatan di kabupaten A mungkin basisnya yang menang partai PDIP, nanti datang ke kabupaten lain menang PKB, kabupaten lain menang Partai Golkar. Kalau wilayah total seakan-akan satu partai, padahal tiap kabupaten beda-beda, di Solo Raya saja beda,” katanya.

Baca Juga:  Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Respons Anies: Rakyat Kecil Seperti Saya Menikmati Tol

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga melontarkan pertanyaan kepada publik, apakah sudah merasa nyaman dengan kondisi saat ini. Ia mengatakan jika merasa keberatan maka pihaknya menawarkan perubahan.

“Kami sampaikan kepada semua, pertanyaan sederhana, kebutuhan pupuk di Jateng ini pasokan baik apa tidak ya. Kalau tidak baik mau diteruskan? Harga pupuk mahal mau diteruskan? Cari pupuk subsidi sulit mau diteruskan? Kalau nggak mau yuk kita bikin perubahan,” katanya.

Ia mengatakan pemilu kali ini bukan masalah milik partai apa, namun soal masa depan.

“Itu tawarannya silahkan partai boleh apa saja, pemilu dulu nyoblos apa saja. Tapi tahun ini mari kita pilih perubahan,” katanya.

Sumber: tvonenews.com

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan