Tulisan Calon Presiden Indonesia 2024 Anies Baswedan dengan judul: Memuliakan Perempuan dan Generasi Masa Depan, yang terbit di media online detiknews, Jumat, 21 Juli 2023 jadi atensi banyak pihak.

Salah satunya yakni Akademisi Dr. Edi Sugianto. Menurutnya, lewat tulisannya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengirimkan banyak sekali pesan yang luar biasa

“Setidaknya ada beberapa poin penting,” katanya kepada KBA News saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu, 22 Juli 2023.

Pertama, kata lulusan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu, negara mesti meningkatkan perannya dalam memuliakan perempuan yang selama ini masih dipandang sebelah mata.

Baca Juga:  Nasdem Ingatkan Anies Jangan “Main Mata” dengan Parpol Koalisi

Kedua, menurutnya, perempuan mesti berkualitas karena ia adalah “sekolah” pertama dan utama bagi generasi masa depan bangsa Indonesia.

Ketiga, lanjut dia, sinergi antara keluarga, khususnya perempuan, sekolah, dan masyarakat adalah kunci kemajuan pendidikan.

Lalu keempat, ikhtiar untuk mewujudkan keadilan pemenuhan gizi anak, pendidikan untuk semua, dan perlindungan untuk anak, merupakan tiga hal yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bersama bangsa ini.

“Mas Anies bukan hanya menuliskan deretan teori-teori mengenai hal tersebut, namun sudah berikhtiar dan berjuang memuliakan perempuan, ketika ia mengemban amanah sebagai abdi negara khususnya di Jakarta,” kata Ketua LPPM IAI Al Ghurabaa, Jakarta Timur itu.

Menurutnya, Anies Baswedan adalah sosok yang mengabdikan dirinya all out untuk perubahan dan kemajuan bangsa. “Perubahan masa depan generasi bangsa itu mesti dimulai dari memulihkan perempuan,” ujarnya.

Ada banyak pesan penting soal perempuan Indonesia dalam tulisan Anies Baswedan tersebut. Salah satunya ia menyebut, perempuan adalah tiang tegaknya sebuah bangsa, penopang dalam kehidupan bermasyarakat.

“Di mana pun kita berada, kita akan selalu menemui pribadi-pribadi penggerak. Pribadi penggerak itu kebanyakan perempuan. Di Jakarta ada program Ibu Ibukota yang menemukan perempuan penggerak. Dampak peran mereka dirasakan di masyarakat walau mereka sering tak terdengar dan jadi berita. Mereka yang tak nampak di permukaan, tapi senyatanya membuat perubahan,” tulis Anies.

“Zalim rasanya jika negeri ini membiarkan perempuan berjuang sendirian. Saat negara tak melindungi perempuan dan anak, masa depan bangsa ini terancam. Negara ini harus memuliakan semua perempuan dan anak, tanpa terkecuali,” katanya.

“Ikhtiar kami negara ini tak boleh membiarkan perempuan berjuang sendirian. Ini memang jalan yang jarang diperhatikan, tapi akan terus kita perjuangkan sekuat-kuatnya, layaknya perjuangan seorang ibu demi masa depan buah hatinya,” tutup Anies Baswedan dalam tulisannya.

Sumber: kbanews

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan