Nasdem Hapus Syahrul Yasin Limpo dari Daftar Caleg agar Fokus Proses Hukum

Nasdem Hapus Syahrul Yasin Limpo dari Daftar Caleg agar Fokus Proses Hukum ( Foto: Partainasdem.id)

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menghapus nama Syahrul Yasin Limpo (SYL) dari daftar calon anggota badan legislatif (caleg) partai itu untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan I lalu digantikan oleh Fatmawati Rusdi, sekarang menjabat Wakil Wali Kota Makassar.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali, dihubungi awak media, menjelaskan bahwa SYL diganti lantaran beberapa pertimbangan.

“Pertimbangannya kan Pak SYL di Jakarta, menteri, dan kemudian ada penambahan kuota, jadi ada putusan Mahkamah Agung (MA) kemarin, pembulatan untuk kuota perempuan itu bukan pembulatan bawah, [tapi] pembulatan atas, sehingga dia (kuota Nasdem) masih kekurangan perempuan,” kata Ahmad Ali di Jakarta, Kamis, 5 Oktober 2023.

Namun Ali tak merincikan alasan kenapa SYL yang harus diganti. Dia hanya memastikan SYL saat ini bukan lagi sebagai caleg Nasdem.

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) DPR RI di daerah pemilihan Sulawesi Selatan I, Nasdem mendaftarkan 8 nama. Sementara, dalam daftar tersebut ada dua calon perempuan atau hanya 25 persen. SYL sebelumnya mendapatkan nomor urut 1 di daerah pemilihan Sulawesi Selatan I.

Fatmawati Rusdi Masse juga sudah membenarkan informasi tersebut. Dia mengaku diminta langsung oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh untuk maju bertarung di daerah pemilihan Bantaeng, Gowa, Takalar, Jeneponto, Selayar, dan Makassar.

Baca Juga:  Lantunan Selawat Mengiringi dari Markas PKS, Anies-Cak Imin Lanjut Bertolak ke PKB dan Nasdem

“Saya diminta Ketua [Umum] saya (Surya Paloh). Tentunya ini kesempatan. Tidak banyak orang yang ditawari,” kata Fatmawati.

Fatmawati pun mengaku sudah meminta izin Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Dia menegaskan, wali kota juga sangat mendukung pilihannya. Karena itu, Fatmawati menyatakan akan mundur setelah daftar calon tetap (DCT) sudah diketok oleh KPU pada bulan November.

Fatmawati menegaskan pencalonan itu bukan karena dia yang ngotot menggantikan SYL tapi karena dia taat pada perintah partai. “Kemarin keputusannya karena dia (SYL) harus fokus di proses hukumnya. Jadi (sudah tidak caleg). Jadi, jangan adu domba saya dengan Pak Syahrul, beliau lagi kena musibah, tidak ada maksud untuk mengganti,” ujarnya.

SYL dikabarkan tengah tersangkut masalah hukum di Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK). Namun sejauh ini, KPK belum mengumumkan siapa tersangka dugaan korupsi di Kementan. VIVA juga masih upaya mengkonfirmasi pihak KPU RI.

Sumber: VIVA.co.id

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan