Mencabut mandat kekuasaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dengan demikian mantan Wali Kota Solo itu tak lagi layak untuk mengemban tugas dan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia

Demikian dikatakan sejumlah advokat, tokoh & ulama nasional dalam pernyataan kepada redaksi www.suaranasional.com, Ahad (9/7/2023). “Menyerukan kepada segenap rakyat Indonesia, kepada seluruh saudara sebangsa dan setanah air, untuk turut serta mencabut mandat kekuasaan Presiden Republik Indonesia dari Jokowi.

Sejumlah advokat, tokoh & ulama nasional menyerukan kepada segenap aparat penegak hukum bersikap netral dan segera membebaskan para ulama, habaib, tokoh, aktifis dan ormas Islam dari vonis yang zalim. “Seperti HTI dan FPI, Habib Muhammad Rizieq Shihab, Haji Munarman, SH, Gus Nur, Ustadz Farid Okbah, Ustadz Ahmad Zain an Najah, Ustadz Anung Al Hammat dan yang lainnya, untuk mencegah agar tidak terjadi chaos dan kerusuhan yang meluas,” ungkapnya.

Sejumlah advokat, tokoh & ulama nasional menyayangkan sikap DPR RI yang tidak menjalankan aspirasi rakyat untuk memakzulkan Jokowi melalui aktivasi hak angket. DPR RI semestinya menjadi alat kontrol eksekutif, bukan malah menjadi stempel kekuasaan Jokowi.

“Menyatakan mosi tidak percaya pada kepemimpinan Presiden Jokowi. Dengan banyaknya tuntutan rakyat untuk mundur, Presiden Jokowi semestinya mentaati ketentuan TAP MPR RI Nomor: VI/MPR/2001, Tentang Etika dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara, dengan menyatakan berhenti dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  Kemungkinannya Kecil, Tapi Masuk Akal Gerakan Kudeta Jokowi Datang Dari Dalam

Advokat, tokoh & ulama nasional yang menyatakan sikap di antaranya:
1. Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais, M.A.
2. Ahmad Khozinudin S.H.
3. Dr. H. Marwan Batubara, M.Sc.
4. DR. Anthony Budiawan
5. Bang Edy Mulyadi
6. Aziz Yanuar, SH MH
7. Dr KH Ahmad Buchory Muslim, S.Ag, S.H, M.A.
8. DR Muhammad Taufik, SH MH
9. Prof. Ir. Widi Agoes Pratikto, M.Sc, Ph.D
10. H Rizal Fadillah, SH, MH
11. Ustadz Eka Jaya (Ormas Pejabat)
12. Azham Khan, SH
13. H. Ismar Syafruddin, SH MA
14. Hatta Taliwang
15. Sutoyo Abadi
16. Buya Fikri Bareno
17. Mayjen TNI (Purn) Deddy S Budiman
18. Ustadz Namruddin DF
19. Ustadz Verry Koestanto (Ketua GNPR)
20. Drs Alfian Tanjung, MPd (UAT)
21. Ustadz Drs. Rahmat Mahmudi, MSi (Ketua Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur)
22. Ustadz Nur Salman
23. Ir. Tito Roesbandi
24. Adv. Juju Purwantoro, SH, MH
25. Kolonel (Purn) Sugeng Waras
26. H. Novel Bamukmin, SH, M.Sos
27. Mudrick Setiawan Malkan Sangidoe (Megabintang)
28. Ustadz Yusuf Pulungan
29. Drs Abdullah Al Katiri, SH MBA
30. Jalih Pitoeng (Tokoh Betawi).
31. Cak Slamet Sugianto Presiden PKAD
32. Ahmad Daryoko
33. DR. HM. Gamari Soetrisno. MPS (Presidium Alumni Perguruan Tinggi Bersatu)

Baca Juga:  Momen Jokowi Pakai Bahasa Inggris Salah Pidato soal Pilpres RI Singapura

Sumber: suaranasional

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan