Sentil Pejabat Negara soal Bisnis PCR, Said Didu: Akal Sehatnya Rusak

Foto: Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu/Net

IDTODAY.CO – Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu mengatakan, terbukanya bisnis tes PCR ini menjadi puncak dari kenyataan kekuasaan para oligarki.

Pernyataan itu disampaikan Said merespons dua menteri Jokowi yang disebut terlibat dalam bisnis PCR. Kedua menteri itu itu yakni Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Terbukanya bisnis PCR ini kita sudah menduga dulu bahwa ini terjadi oligarki yang sangat nyata,” kata Said YouTubenya seperti dilihat pada Minggu (7/11/2021).

Said Didu juga menanggapi pernyataan Luhut yang mengaku tak mengambil keuntungan di bisnis tes PCR melainkan untuk membantu masyarakat.

“Banyak yang mengatakan bahwa ini bisnis sosial, jumlahnya kecil, tidak untuk mencari keuntungan, nah ini menurut saya akal sehatnya sudah rusak,” ujar Said.

Ia menuturkan, para pejabat yang membuat kebijakan namun justru ikut ‘bermain’ bisnis PCR memiliki etika paling rendah.

Baca Juga:  Adhie Massardi: Republik Dikelola Seperti Pabrik, yang Menyangkut Nyawa Rakyat Saja Diperdagangkan

“Menurut saya ini etika biadab adalah yang bikin aturan, berbisnis, kemudian memeras rakyat pada saat bencana itulah menurut saya etika paling rendah,” pungkasnya.

Sumber: lawjustice

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan