Tantangan terbuka dilayangkan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kepada pada pengkritik kebijakan utang negara untuk bertatap muka.

Namun demikian ekonom senior, DR. Rizal Ramli yang kerap mengkritik kebijakan utang pemerintah enggan meladeni tantangan Luhut Pandjaitan.

Mulanya, seorang warganet dengan akun @narpatisuta mengaku teringat dengan momen saat Rizal Ramli menyanggupi tantangan Presiden Joko Widodo untuk beradu argumen dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai utang.

Namun demikian, debat terbuka yang disanggupi Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu bertepuk sebelah tangan. Sri Mulyani maupun Joko Widodo tidak pernah mau menerima adu pikiran dan data dari Rizal Ramli.

Baca Juga:  Rizal Ramli: Sri Mulyani minta saran IMF, Indonesia bakal semakin hancur

Kini @narpatisuta bertanya ke mantan Menko Maritim itu, apakah mau kembali menerima tantangan dari pemerintah beradu debat soal utang.

“Saya jadi teringat Bang RR pernah menantang debat Sri Mulyani terkait utang. Kali ini Luhut Binsar Pandjaitan yang menantang, borong nggak nih Bang Rizal Ramli?” tanyanya, Kamis (4/6).

Menjawab pertanyaan itu, Rizal Ramli mengaku enggan meladeni Luhut. Dia lantas mempertanyakan kredibilitas Luhut untuk berdebat mengenai utang.

“Ndak usah diladenin. Emang credible? Lihat saja angka-angka perkiraan makro pemerintak sejak dua tahun yang lalu, banyak sekali meleset kok ? Itu bukan ditujukan kepada RR kok, Gitu aja ribet,” tutupnya.

Luhut Pandjaitan sebelumnya menantang setiap pengkritik kebijakan utang negara yang dilakukan pemerintah untuk bertatap muka dengannya. Dengan bertatap muka, Luhut mengaku ingin berbincang terkait penambahan utang negara selama pandemil virus corona atau Covid-19.

Baca Juga:  Tak Pedulikan Peringatan Rizal Ramli, PLN Kini Menanggung Utang Rp 500 T

“Jadi kalau ada yang mengkritik kami (pemerintah), sini saya juga pingin ketemu. Jadi jangan di media sosial saja. Nanti ketemu kami, ngomong. Enggak usah ngomong di TV-lah, ketemu saya sini,” kata Luhut melalui diskusi virtual di Jakarta, Selasa (2/6).

Luhut merasa yakin bisa menjawab setiap data yang disajikan para pengkritik, sekalipun dia berlatar belakang sebagai tentara.

“Saya bisalah jawab itu. Tapi, jangan rakyat dibohongin,” kata Luhut.

Sumber: rmol.id

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan