14 Desa di Pasuruan Mulai Dilanda Krisis Air Bersih

BUTUH SOLUSI: Warga saat mengantre air bersih, Sabtu (15/08/2020). (Foto: Istimewa)

IDTODAY.CO – Kabupaten Pasuruan sudah mulai dilanda musim kemarau. Akibatnya, belasan desa mengalami krisis air bersih.

Dikutip dari kumparan (17/08/2020), Berdasarkan catatan BPBD, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati menyebutkan, ada 14 desa di 6 kecamatan, Kabupaten Pasuruan, yang dilanda kekeringan.

Di Kecamatan Lumbang ada Desa Wutulumbung, Desa Lumbang, dan Desa Cukurguling; Kecamatan Winongan ada 3 desa, yakni Desa Jeladri, Desa Sumberrejo, dan Desa Kedungrejo; Kecamatan Lekok ada 1 desa yakni Desa Pasinan.

Kemudian di Kecamatan Pasrepan kekeringan melanda 3 desa, yakni Desa Pasrepan, Klakah, Ngantungan; Kecamatan Kejayan ada 2 desa, yakni Desa Kedung Pengaron dan Desa.

Terakhir kecamatan yang terletak di wilayah barat Kabupaten Pasuruan, yaitu Kecamatan Gempol ada 2 desa yang dilanda kekeringan yakni Desa Wonosunyo dan Desa Bulusari.

Saat ini, jelas Tecno, BPBD rutin menyuplai air bersih kepada 14 desa tersebut. Masing-masing desa Kouta suplai air tidak sama, tergantung kebutuhan masing-masing.

Baca Juga:  19 Pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan Sembuh dari COVID-19

“Tergantung titik kekeringannya. Kalau cuma sedikit, misal hanya 1 kelompok masyarakat ya kita kasih 1 rit. Tapi kalau banyak kita buat 2 rit,” kata Tecto kepada WartaBromo, Minggu (16/08/2020).

Selain itu, dalam menyuplai air bersih, BPBD juga berkolaborasi dengan dinas terkait dan pihak swasta. Suplai air bersih ini, akan rutin dilakukan sampai musim penghujan tiba.

“Perkiraan kami sampai pertengahan November atau akhir November. Itu biasanya sudah musim penghujan,” imbuh Tecto.[kumparan/aks/nu]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan