Pernikahan sepasang anjing ras Alaskan Malamute bernama Jojo dan Luna tengah ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial. Kabarnya, pernikahan hewan dengan adat Jawa itu menelan biaya hingga Rp200 juta.

Berdasarkan video yang beredar, pernikahan anjing itu digelar di Hyde Park Central Market, Pantai Indah Kapuk (PIK) Jumat, 14 Juli 2023 lalu.

Belakangan diketahui pemilik anjing betina bernama Luna adalah Indira Ratnasari. Wanita itu diduga berprofesi sebagai bagian dari Tim Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo untuk Putri Tanjung.

Hal tersebut diketahui dari keterangan yang tercantum pada bio profil Instagram pribadinya @nenagoib.

“Tim Staf Khusus Presiden | Tarot Reader | Penggiat Budaya | Mother of spirit Dolls | MC,” demikian tertulis di profil wanita itu, dikutip Kamis, 20 Juli 2023.

Berdasarkan pantauan pada akun Instagramnya, saat ini informasi mengenai pekerjaan Indira sebagai Stafsus Presiden sudah dihapus dari keterangan profilnya. Namun, tangkapan layar profilnya sudah tersebar luas di lini masa Twitter.

Baca Juga:  4 Tahun Kepemimpinan Anies, Warga Tanah Merah Merasa Dapat Keadilan

Selain sebagai tim Staf Khusus Presiden, Indira juga merupakan seorang selebgram yang memiliki lebih dari 280 ribu pengikut. Perempuan yang lahir pada 1992 ini juga kerap membagikan keahliannya dalam membaca tarot.

Selain itu, dia juga merupakan pemilik boneka arwah atau Spirit Doll yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Kemudian dia juga kerap tampil sebagai MC atau pembawa acara.

Pernikahan anjing menggunakan adat Jawa yang digelar Indira pun sontak menuai kontroversi. Setelah banyak kecaman, Indira akhirnya mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Baca Juga:  Jakarta Dinilai Provinsi Paling Demokratis, Anies Baswedan: Alhamdulillah

“Kami berdua selaku penyelenggara acara dengan ini kami menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di masyarakat dengan terselenggaranya acara Jojo dan Luna,” kata Indira dalam keterangan resminya.

“Kami sangat menyesal dan memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pegiat budaya Jawa dan seluruh masyarakat yang kurang berkenan dan tersakiti dengan adanya acara ini,” tambahnya.

Sumber: viva.co.id

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan