IDTODAY.CO – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa akan ada skema penghitungan pengunjung di mal. Hal ini demi mematuhi maksimal kapasitas mal 50 persen. Caranya, kata Anies, adalah dengan melakukan scan QR code bagi pengunjung yang datang.

“Jadi di depan itu ada QR code di mana pengunjung harus scan, dihitung jumlahnya,” kata Anies di Emporium Pluit Mall, Jakarta, Kamis (11/6). Seperti dikutip dari kumparan (11/06/2020).

Baca Juga:  Ungkap Utang Anies, Nasdem: Harusnya Erwin Aksa Malu

Lebih lanjut, Anies mengatakan bahwa Pemprov akan melakuk pengawasan terhadap ambang batas jumlah pengunjung. Apabila diketahui terjadi pelanggaran batas maksimal, maka pemprov akan memberikan teguran kepada pihak pengelola.

“Dan kami akan mengawasi para pengelola bila sampai ambang batas jumlah pengunjung terlewati, akan ditegur,” jelasnya.

Apabila pelanggaran itu masih kembali diulaohingga dua kali lagi, maka ketiga kali Pemprov DKI Jakarta akan menutup sementara mal itu.

Baca Juga:  Jika Puan Maharani dengan Anies Baswedan, Apa yang Akan Terjadi?

“Bila ditegur dua kali, tetap melanggar maka akan ditutup sementara sampai nanti detilnya diatur supaya apabila ada pengendalian yang baik,” ujarnya.[Aks]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan