Jelang New Normal, Sandiaga Uno Minta Pemerintah Berikan Bantuan Pinjaman Bagi Pengusaha

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat melayat ke rumah duka mantan Panglima TNI Almarhum Jenderal Purn Djoko Santoso. Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto

IDTODAY.CO – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan virus corona (Covid-19) berdampak pada semua sektor usaha, baik skala besar maupun kecil dan mikro (UMKM). Semua mengalami penurunan keuangan dan pendapatan.

Menurutnya, hal tersebut berdampak pada penutupna pabrik, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan.

“Mereka (perusahaan dan UMKM) menghadapi penurunan besar keuangan dan pendapatan karena pembatasan ini. Dalam dua bulan terakhir, mereka terus berjuang mencari pemasukan untuk tetap membayar upah pekerjanya,” kata Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana dikutip dari Rmol.id (1/6).

Menurutnya, Indonesia belum memiliki sistem rancangan perlindungan upah seperti yang ada di negara-negara Eropa. Hal itulah yang menjadi penyebab terpuruknya sektor usaha.

“Karena itu perusahaan terus berusaha keras untuk tetap bisa membayar upah dan juga untuk tetap menjalankan usaha mereka walaupun toko atau tempat usaha mereka tutup,” imbuh Sandi.

Sandi mencontohkan Jerman sebagai salah satu negara terbaik dalam upaya penanggulangan dampak virus Corona.

Baca Juga:  Mendagri: Paslon Harus Cegah Pilkada Jadi Media Penyebaran Covid-19

Ketegasan pemerintah Jerman dan sistem perekonomian yang baik menjadi kunci mereka menenangkan situasi ekonomi.

“Masyarakat Jerman mendapat bantuan tunai dan juga keringanan pajak. Jerman telah menyiapkan dana stabilitas sebesar 600 miliar euro, bantuan UMKM sebesar 165 miliar euro, bahkan beberapa bank atas kebijakan pemerintah memberikan modal kerja sampai 1 miliar Euro,” urainya.

“Khusus untuk masyarakat yang terjangkit Covid-19, negara menjamin biaya sewa tempat tinggalnya. Secara keseluruhan Jerman mengalokasikan sekitar 60% dari GDP-nya untuk memulihkan ekonomi di tengah pandemik, jauh di atas negara-negara lain di dunia,” imbuh Sandi.

Baca Juga:  Di Tengah Wacana New Normal, Pasien Positif Corona Bertambah 687 Kasus

Iapun berharap para pengusaha bisa mendapatkan likuiditas tambahan modal untuk bisa membangun kembali usaha mereka saat new normal dilaksanakan.

“Jika mereka sudah buka kembali (usahanya), saya berharap pemerintah akan memberikan bantuan pinjaman untuk pemulihan ekonomi rakyat,” tandas mantan Ketua Umum HIPMI ini.[Brz]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan