PA 212 Ajak Umat Islam Sweeping PKI

Novel Bamukmin, Foto: Tribunnews

IDTODAY.CO – Partai Komunis Indonesia (PKI), yang baru saja berulang tahun ke-100 kembali mengaung dan menampakkan batang hidungnya ke tengah-tengah publik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin gua minta umat Islam dan Pemerintah RI untuk satu komando bersama dengan pihaknya.

Pihaknya mengaku selalu siaga menghindarkan penduduk Indonesia dari ideologi komunis. Bahkan, dia siap melakukan sweeping apabila memang diperlukan.

“Saran saya umat Islam sudah siaga 1, karena rezim ini sudah memberikan isyarat kuat bersahabat dengan paham komunis, sehingga harus mensweeping atribut (PKI), pantau media sosial, serta kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada penyebaran dan pengembangan paham komunisme,” kata Novel Bamukmin sebagaimana dikutip dari Tagar.id, (26/5/2020).

Baca Juga:  Halo Bung Iman Brotoseno, Kenapa Takut dengan Rekam Jejak Pro-PKI?

Pada Dasarnya, Novel menyayangkan nilai-nilai Pancasila tidak seutuhnya berjalan penuh, dengan adanya kriminalisasi terhadap tokoh keagamaan. Bamun bagaimanapun, Ia tetap bersikukuh bahwasannya Indonesia memiliki ideologi Pancasila yang tidak bisa lagi diganggu gugat.

“Rumusan Pancasila adalah produk ulama karena bernapaskan Islam setiap semua sila-silanya, dan ini menjadi musuh PKI. Saat ini pemandulan nilai-nilai Pancasila sudah sangat terasa, yaitu maraknya penista agama, pembelaan terhadap penista agama, dan kriminalisasi ulama,” ujar Mantan Jubir Front Pembela Islam (FPI) itu.

Baca Juga:  Demi Survive, Partai Gelora Bisa Rekrut Habib Rizieq Dan PA 212

Rezim ini sudah memberikan isyarat kuat bersahabat dengan paham komunis, sehingga harus mensweeping atribut (PKI).

Novel merasa khawatir, karena komunisme merupakan ideologi usang yang tak akan luntur apabila masih ada negara yang menerapkan paham tersebut. Terlebih, saat ini dalam pandangannya hubungan Indonesia dan Tiongkok sangat erat. 

“Iya karena pusat komunis di China masih terus menjalankan misinya. Bahkan tragisnya Indonesia sudah menjadi cengkeraman China dalam urusan apapun, kecuali di dunia ini paham komunis dilarang, baru lah paham komunis di Indonesia bisa dihilangkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Azmyn Nasution Buka Suara: Setelah Tua Saya Banyak Membaca, Membuat Patung Dilarang dalam Islam

Berdasarkan hal tersebut, PA 212 meminta kepada pihak berwenang, baik Kepolisian RI dan TNI untuk menangkap orang yang secara terang-terangan mengucapkan perayaan ulang tahun PKI yang ke-100, baik di media sosial ataupun media lainnya.

“Karena Ketetapan MPRS nomor XXV/tahun 1966 sudah jelas melarang penyebaran dan mengembangkan paham komunisme-marxisme-leninisme. Sehingga apapun yang berkaitan tentang komunis harus ditindak tegas,” ucap Novel Bamukmin.[Brz]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan