IDTODAY.CO – Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando yang telah melontarkan an-najah tidak pantas dan menyerang terhadap Muhammadiyah dan Din Syamsudin melalui akun Facebook menegaskan tidak akan minta maaf.

Walaupun sebelumnya, ia telah mendapatkan somasi dari Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Andika Budi Riswanto.

Dalam somasinya, Andika menyebut postingan Ade Armando telah menyerang kehormatan dan nama baik Muhammadiyah dan pribadi Din Syamsudin. Menurut Andika, hal itu melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE dengan ancaman pidana 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta.

Namun demikian, Ade merasa tidak bersalah apa-apa walaupun sudah mencaci Din Syamsuddin dengan sebutan dungu, karenanya dia enggan untuk meminta maaf kepada Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

“Dan saya tidak perlu minta maaf kepada Din. Saya tidak punya kesalahan apa-apa, kenapa harus minta maaf?,” ujar Ade saat dihubungi di Jakarta, Bagaimana dikutip dari Okezone.com (4/6/2020).

Baca Juga:  Soroti Penegakan hukum, Din Syamsudin: Membela Diri Secara Hukum Tidak Mudah Di Negeri Ini

Khusus PP Muhammadiyah terkait dengan postingan Facebook-nya, Ade sudah minta soal diskusi online yang digagas Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) setelah mendapat informasi bahwa jarak tersebut tidak mendapatkan ijin resmi dari Muhammadiyah.[Brz]

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan