Desa di Demak Jawa Tengah Dikepung Air Laut, Susi Pudjiastuti: Sementara Kita Buka Ekspor Pasir

Beberapa desa di Provinsi Jawa Tengah dikepung air laut akibat naiknya permukaan air laut dan penurunan permukaan tanah. (ANTARA)

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menyinggung kebijakan pemerintah terkait pembukaan keran ekspor pasir laut.

Mulanya, Susi menautkan sebuah berita dari media nasional berjudul “Melihat Lebih Dekat Desa ‘Dikepung’ Air Laut di Jawa Tengah’.

“Sementara kita membuka ekspor pasir,” kicau Susi sebagaimana dikutip IDTODAY.CO dari Labviral.com dari akun Twitter @susipudjiastuti.

Susi sebelumnya berharap keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan ekspor pasir laut dibatalkan.

Baca Juga:  Biksu Asal Thailand Pelaksana 'Thudong' Akui Toleransi Beragama di Indonesia Tinggi

“Semoga keputusan ini dibatalkan,” kicau Susi sebagaimana dikutip IDTODAY.CO dari Labviral.com dari akun Twitter @Susipudjiastuti, Minggu (28/5/2023).

Susi menilai kebijakan ekspor pasit laut akan berdampak terhadap lingkungan.

“Kerugian lingkungan akan jauh lebih besar. Climate change sudah terasakan dan berdampak,” imbuhnya.

“Janganlah diperparah dengan penambangan pasir laut,” tegasnya.

Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi Laut pada 15 Mei 2023. Beleid tersebut diterbitkan sebagai upaya terintegrasi yang meliputi perencanaan, pengendalian, pemanfaatan, dan pengawasan terhadap sedimentasi di laut.

Baca Juga:  Kapolsek Diduga Mabuk Tabrak Rumah Warga, Balita dan Nenek Tewas

Salah satu yang diatur dalam beleid tersebut adalah memperbolehkan pasir laut diekspor keluar negeri. Hal ini diatur dalam pasal 9 ayat Bab IV butir 2, pemanfaatan pasir laut digunakan untuk reklamasi di dalam negeri, pembangunan infrastruktur pemerintah, pembangunan prasarana oleh pelaku usaha, dan ekspor.***

Sumber: labviral

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan