Ribuan Demonstran Berkumpul di New York, Serukan ‘Bebaskan Palestina’

Ribuan Demonstran Berkumpul di New York, Serukan ‘Bebaskan Palestina’ ( Foto: detikcom )

Ribuan demonstran turun ke jalanan New York, Amerika Serikat (AS), dalam aksi mendukung Palestina saat perang antara Hamas dan Israel berkecamuk. Para demonstran melambaikan bendera Palestina dan menyerukan ‘Bebaskan Palestina’.

Seperti dilansir Al Jazeera dan AFP, Sabtu (14/10/2023), para demonstran juga membawa poster-poster bertuliskan ‘Bebaskan Palestina’ dalam aksi yang digelar di New York City pada Jumat (13/10) waktu setempat. Para demonstran memenuhi beberapa blok di kota New York dalam aksi ini.

Laporan Al Jazeera menyebut orator dalam aksi ini meneriakkan beberapa seruan, seperti ‘Bebaskan Palestina’, lalu ‘Akhiri pengeboman di Gaza’, hingga ‘Akhiri pendanaan untuk militer Israel’. Seruan diakhirinya ‘pendudukan Israel’ juga menggema dalam aksi pro-Palestina ini.

Para demonstran berasal dari berbagai latar belakang, namun kebanyakan merupakan kaum muda. Laporan Al Jazeera menyebut aksi pro-Palestina ini berlangsung damai dan bersemangat.

“Saya sangat khawatir, ini harus dihentikan,” ucap salah satu demonstran bernama Liz Zacharia, yang merupakan seorang profesor di AS.

“Proyek kolonial pemukim Israel harus diakhiri sekarang,” cetus Zacharia yang ayahnya berasal dari Yerusalem, sembari menambahkan bahwa hal ini memicu meningkatnya ‘siklus kekerasan’ dan ‘penindasan terhadap warga Palestina’.

“Dari sungai hingga laut, Palestina akan bebas,” teriak para demonstran mengucapkan slogan, yang menurut beberapa organisasi Yahudi, menyerukan kehancuran Israel dan bersifat anti-Semitisme. Para pendukung slogan itu menyebut bahwa slogan tersebut menyerukan kesetaraan bagi warga Palestina dan Israel.

Aksi pro-Palestina ini berlangsung dengan pengawalan ketat sejumlah besar personel Kepolisian New York, dan digelar saat pengamanan dan ketegangan meningkat di kota tersebut.

Aksi pro-Israel digelar di seberang jalan dengan dihadiri belasan orang, dengan para polisi memastikan jarak aman tetap terjaga antara kedua kelompok.

New York diketahui menjadi rumah bagi populasi Yahudi terbesar di luar Israel. Beberapa hari terakhir, New York menjadi lokasi bagi serangkaian aksi mendukung perjuangan Palestina dan aksi solidaritas untuk Israel yang diserang Hamas.

Baca Juga:  Ragukan Data Korban Corona di China, Donald Trump Kena Semprot Jubir Kemenlu China

Serangan Hamas dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang di Israel, dengan sebagian besar warga sipil. Sementara serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza untuk membalas Hamas, dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.900 orang yang sebagian besar juga warga sipil, termasuk lebih dari 600 anak-anak.

Aksi pro-Palestina dan pro-Israel lainnya juga bermunculan di kampus-kampus di seluruh wilayah AS. Di kota Miami, AS bagian selatan, sekitar 200 demonstran pro-Palestina juga berkumpul dalam aksi serupa.

Sumber: detikcom

Tulis Komentar Anda di Sini

Iklan